Friday, 15 August 2008

Puisi Juli

Puisi Wijang Wharèk Al Mau’ti

laut bulan

di bawah purnama

laut bercahaya

memancar perak berkilatan

bebuih ombak berloncatan

berlarian

berebut dekap di pantai

penghabisan

angin mempertegas kelam

malam bagai sutera pualam

udara tergerai

gigil terburai

o, perahu siapa tiada bertanda

berlayar tanpa pelita?” tanyamu

lalu laut dan angin

juga kabut yang dingin

hanya menjawab dengan keheningan

o, di manakah tepian

tempat sauh harapan

ditauttambatkan dalam keabadian?


Wijang Wharèk Al Ma’uti, lahir di Demak, 5 September 1964. Menyelesaikan studinya di Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra dan Filsafat UNS, Solo (1992). Menggeluti dunia kemenulisan sejak paruh akhir dekade 1980-an. E-mail: wijangwharek@yahoo.co.id. atau litteratbjt@yahoo.com. CP.08156705057.

Winda M Giri

Gelisah

Selalu ada resah di hatiku bila mendengar kata-katamu

Kata yang tak pernah aku mengerti

Selalu ada kritikan darimu

Tapi aku tak pernah tahu salahku

Karena setiap aku bertanya padamu

Kau tak pernah mau menjawabnya

Bagaimana aku bisa mengertimu

Bila kau tak tunjukkan salahku

Apa karena kau terlalu dewasa

Hingga aku tak bisa membaca pikiranmu

Apa karena aku terlalu kecil bagimu

Hingga aku terlalu bodoh di matamu

Pemalang, 2008

Winda M Giri

Tragedi

Ketakutan itu menghantui kembali

Terbangun dari selimut tidurku oleh mimpi

Sebuah tragedi...

Tragedi menyayat hati muncul dalam lorong-lorong mimpiku ini

Tak pernah bisa dilupakan sampai saat ini

Yang membuat hidupku sudah tak berarti

Sebuah tragedi tak ada saksi

Hanya ranjang dan cermin yang membisu

Andaikan saja ranjang bisa bicara

Andaikan saja cermin itu,

dapat memutar kembali bayangan kelam

Pasti ada keadilan...

Winda M Giri

Kerinduan

Malam,

Malam yang dingin sedingin mutiara-mutiara es

Yang bertebaran di kutub

Hembusan angin yang menembus melalui pori-pori kulitku

Sampai terasa ke tulang rusukku

Malam yang tak seperti biasanya

Begitu dingin, dingin dan dingin

Sedingin hatiku yang rindu

Rindu kekasih sejati

Akan kuhangatkan dingin ini

Kuhangatkan dengan doa

Doa sepenuh jiwa menuju surga

Winda M Giri, lahir di Pemalang, 31 Juli 1989. Mahasiswi Jurusan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Belajar Menulis di Komunitas Bunga Pustaka. Alamat: Sekretariat Bunga Pustaka, Jl. Raya Dukuhwaluh Rt.07/01 Kembaran – Purwokerto 53182. HP: 085226945055.

Puisi Lanang Q.

kata

berbondongbondong kata memahat cerita

memahat nasib

bahkan takdir

kata mencipta ada

yang tiada tak berkata

aku yang lahir terlalu cepat

sebelum kukenal kata

walau kata mengantar pada cerita

cerita yang mencipta ada

sampai saat ini aku belum mengenal kata yang menjadi aku

dan aku tak merasa ada

hanya kata

bukan aku

kenangan cipta kata paling sempurna

menyihir manusia mencumbui hati

hati yang tak pernah dikenal sendiri

olehnya yang memiliki

tak akan habis kata menjelma ada

kata tak tutup usia

karena usia hanyalah kata yang menyerupai waktu

Lanang Q Grobogan, 1 Mei 1984, saat ini berdomisili di Semarang, di mana studi di fakultas Hukum Untag Semarang, aktif di komunitasku. Email: lanangq@yahoo.co.id


Puisi Ridha al Qadri

Kabar Burung

tak ingin kulihat lagi

suara yang memanggilku ke bawah

sebab, ingatan cuma berarti cinta

sebab, aku tak punya hak

atas apa saja

21 November 2007

Ridha al Qadri, tinggal di Boyolali, JL. Solo-Jogja Km.16.

No comments: